Mirota Batik

Mirota Batik adalah toko yang menjual berbagai kerajinan dan batik khas jogja yang terletak di Jl. A. Yani No. 9, ujung selatan Malioboro.

Mirota Batik yang dibuka sekitar tahun 1980, awalnya berkonsep sebagai Malioboro Baru sebagai pasar kecil dengan beberapa kios atau stand. Saat itu, pusat perbelanjaan Malioboro yang ramai masih berada di sekitar Toko Ramai di bagian utara, sehingga Malioboro Baru relatif masih sepi. Hamzah sendiri mulai memperkenalkan Mirota Batik sekedar menyewa tiga stand yang diisi dengan produk batik dan kerajinan. Usaha ini lambat laun berkembang, dan Hamzah pun memperbanyak stand yang disewanya. Begitu seterusnya, hingga akhirnya Mirota Batik semakin berkibar.

Ihwal nama Mirota Batik, dijelaskan Hamzah bahwa itu mengadopsi nama usaha toko makanan dan minuman yang dimiliki orang tuanya sekitar tahun 50-an. Namanya adalah Mirota, yang merupakan kependekan dari Minuman, Roti dan Tawar. Kala itu, berdiri di daerah Kotabaru dan khusus menjual bahan pokok dan makanan, seperti gula, kopi, mentega, roti tawar dan sebagainya. Ketika usaha yang di bangun Hamzah mulai dikenal dan cukup ramai dikunjungi, dengan garangnya tahun 2004 si jago merah melalap, hingga Mirota Batik rata dengan tanah, tak tersisa.

Namanya juga musibah, Hamzah tak sedih berkepanjangan, justru berfikir bagaimana agar peminat batik dan kerajinan langganannya tak terkecewakan. Menyusul tragedi tersebut, lelaki penyuka seni budaya tersebut terobsesi membangun tempat wisata belanja kerajinan dan batik yang lebih representatif. Selain bisa menampung lebih banyak barang kerajinan, juga menawarkan berbagai fasilitas yang nyaman bagi pengunjung. Setahun kemudian, obsesi itu terwujud, dengan luas bangunan menjadi sekitar 802.000 m2, terdiri dari empat lantai. Awalnya Hamzah bermaksud membangun dengan arsitektur menyerupai Candi Borobudur. Tapi karena ada ketentuan harus sesuai dengan kawasan di sekitar, akhirnya jadilah bentuknya seperti sekarang ini.

Jika para penelusur ingin ke Mirota Batik, tidak perlu bingung karena tempat yang satu ini sangat mudah sekali ditemukan. Dan jika tidak ingin tersesat, maka anda bisa tanya orang – orang disekitar dan dipastikan mereka tahu, karena tempat yang satu ini sudah sangat terkenal di jogja. Ke Mirota Batik, para penelusur bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Jika anda menggunakan  kendaraan umum, maka arahkan kendaraan para penelusur ke malioboro. Setelah sampai di malioboro, para penelusur cukup keselatan sedikit maka akan ketemu toko Mirota Batik yang terletak di seberang pasar beringharjo. Kalau menggunakan kendaraan umum, maka para penelusur bisa memanfaatkan taksi,transjogja, ataupun becak jika penginapan para penelusur dekat dari daerah malioboro.

Saat anda masuk kepintu Mirota Batik, maka akan disambut bagaikan tamu terhormat, disambut dengan senyum ramah oleh laki-laki berpakaian batik, serta  perempuan lanjut usia dengan berpakain kebaya dan kain lengkap. Dan saat memasuki toko, maka akan disuguhi alunan gendingan Yogyakarta-an, dan bau-bau dupa. Sangat kental dengan nuansa Yogyakarta. Jika para penelusur ingin menitipkan barang bawaan, maka bisa dititipkan ditempat penitipan barang disebelah kanan saat para penelusur masuk. Sedikit masuk ruangan, maka para penelusur akan langsung melihat Foto Sultan Hamengku Buwono IX, juga Foto Sultan Hamengku Buwono X berserta Sang Ratu Hemas. Sedikit mendongak keatas sebelah kiri, maka mata anda akan melihat sebbuah tulisan yang sedikit menggelitik yaitu “COPET DILARANG MASUK”.

Bangunan toko Mirota Batik terdiri dari tiga lantai. Dilantai satu para penelusur bisa menemukan Beragam pakaian batik, baik untuk pria maupun wanita, serta anak-anak. Para penelusur juga bisa menemukan selimut batik, sarung bantal kursi batik, taplak meja batik, korden jendela batik, dasi batik. Ada juga beragam lulur mandi, bedak dingin, teh, minuman secang, bajigur, dan lain sebagainya. Bahkan peralatan untuk membatikpun ada dijual di sini.

Di sepanjang tangga naik ke lantai dua toko ini, anda akan melihat hiasan sepeda-sepeda kuno yang memang sengaja dipajang di tangga dengan cara diikat. Kain-kain batik yang ditata sedemian rupa, serta beragam pernak-pernik unik yang tak akan anda jumpai di tempat lain. Semua serba unik dan menarik untuk di lihat. Tidak saja hanya berbelanja batik saja, tetapi bisa mencuci mata dengan pernak-pernik yang terbilang kuno, misalnya sepeda onthel.

Di lantai dua Mirota Batik ini, beragam hiasan rumah yang unik dan menarik bisa anda temukan disini. Ada wayang kulit, wayang golek, patung-patung mini prajurit keraton, patung mini dengan berpakaian adat nusantara, lukisan batik, patung taman, hiasan kaca, miniatur kapal pinisi, beragam topeng-topeng. Dan ada juga peralatan rumah tangga yang beragam yang tentu saja terbuat dari kayu maupun bamboo, juga batok kelapa,  contohnya, centong nasi, nampan/ baki, gayung, gelas, tudung makanan, dan yang lainnya. Karena dilantai dua ini begitu banyak hiasan rumah yang unik dan menarik. Selain hiasan rumah, serta peralatan rumah tangga, dilantai dua juga bisa para penelusur jumpai tas, sepatu, dan sandal. Baik untuk pria maupun wanita. Sandal-sandal wanita ini terbuat dari kayu dan tentu saja berhiaskan dengan ukiran batik. Sementara untuk tasnya sendiri, jelas berbatik ria juga. Dengan beragam model kalau ingin membelinya, tinggal memilih yang sesuai dengan keinginan. Selain dari kain batik, tas-tas ini juga ada yang terbuat dari mendong. Semua yang ada di Mirota Batik memang sangat unik dan juga khas.

Di lantai tiga toko ini sering untuk menggelar pertunjukan Raminten. Dan sekarang di lantai tiga luar sudah terdapat ruang tunggu “Oyot Godhong” selagi para penelusur menunggu kerabat atau keluarga yang sedang berbelanja, di sini para penelusur dapat menikmati aneka makanan ataupun minuman yang ada. Di lantai tiga ini juga tersedia fasilitas Free HOTSPOT area yang dibuka mulai pukul 09.00 – 21.00 WIB. Dan jika para penelusur ingin mengabadikan momen saat berbekanja di Mirota Batik, di sana tersedia Digital Image Foto “Ratri Image” yang siap melayani permintaan anda, tentunya dengan tarif yang lagi – lagi terjangkau.